lighting design Medan
10
Jul

Penggunaan Lighting Design Medan untuk Memfasilitasi Konser

Pertimbangan menerapkan lighting design Medan untuk konser dalam dan luar ruangan akan membantu memeriahkan acara. Meskipun hanya digunakan sesaat, namun penggunaan pencahayaan yang tepat akan mendukung kemeriahan can euforia penonton.

Ketika menentukan pencahayaan konser dengan tepat, penyanyi akan merasa nyaman dan mempercayakan acaranya kembali kepada Anda kelak. Memegang kepercayaan klien tentu bukan hal mudah, terutama tantangan akan semakin besar ketika harus mempertahankannya.

 

lighting design Medan

 

Penggunaan Lighting Design Medan ini Wajib Ada Saat Konser

Konser umumnya dilakukan di luar ruangan dengan pertimbangan agar bisa menampung penonton sebanyak mungkin. Beberapa konser bisa dilakukan di dalam ruangan dengan penggunaan lighting design yang tepat, contohnya beberapa lampu berikut:

  1. Moving Head

    Disebut moving head karena memang lampu ini melakukan pergerakan ke atas, samping, dan ke bawah. Jarak tembak lampu bisa mencapai 500 meter, ini kenapa moving head menjadi salah satu yang penting untuk melengkapi konser luar ruangan.

    Uniknya, pencahayaan dari lampu ini akan bergerak cepat jika tempo musik cepat. Namun, jika temponya lambat maka pencahayaan juga akan bergerak lambat. Konser yang menjadi ajang hiburan bagi penonton tentunya harus menggunakan banyak perlengkapan bagus.

  2. Pixel

    Pixel adalah lampu yang diletakkan pada area belakang panggung, melengkapi desain panggung dengan sempurna. Pemilihan pixel sebagai salah satu lighting design Medan untuk acara konser tentu akan membantu membuat suasana menjadi lebih meriah.

    Penggunaan pixel ini biasanya tidak cukup satu, Anda bisa menjajarkan beberapa sampai memberikan kesan megah selama acara. Meskipun berada di antara lampu-lampu lainnya, namun dari jarak jauh sekalipun Anda dapat melihat pixel dengan jelas.

  3. Fresnel

    Fresnel memberikan fungsi untuk menghadirkan lampu bercahaya netral di panggung. Fresnel ini memiliki pengaturan pencahayaan yang membuat hanya lokasi tertentu saja yang terkena cahayanya. Fresnel berbeda dengan follow spot yang fokus menyorot penyanyi.

    Namun, baik fresnel maupun follow spot sama-sama merupakan dua lighting design Medan yang penting untuk memeriahkan konser. Pemilihan fresnel yang tepat akan membuat acara selama konser semakin meriah dan seru.

  4. Follow Spot

    Follow spot adalah pencahayaan yang dibuat untuk menyorot tokoh utama atau dalam konser tentunya untuk menyorot penyanyi. Follow spot juga biasanya digunakan dalam pertunjukan teater dan drama pada saat terjadi dialog antartokoh.

    Anda bisa memperhatikan ketika ada konser yang melibatkan lebih dari satu penyanyi, pasti follow spot ini bergantian menyorot satu per satu penyanyi tersebut. Follow spot dalam penggunaannya dioperasikan secara manual, ada operator yang menyalakan dan mematikan.

    Memilih follow spot yang tepat merupakan sebuah kunci kesuksesan dilaksanakannya konser. Anda dapat mencari follow spot dari jasa lighting design Medan terbaik untuk memeriahkan acara dan memuaskan kerjasama dengan penyanyi.

  5. PAR (Parabolic Aluminized Reflector)

    Terakhir, lampu yang wajib ada dalam pelaksanaan konser adalah PAR atau Parabolic Aluminized Reflector. Uniknya, dulu lampu ini merupakan sebuah bohlam di dalam kaleng dan akan menampilkan berbagai warna atraktif selama konser.

    PAR tidak bergerak selayaknya follow spot. Jika Anda melihat pancaran warna merah, hijau, putih, dan biru dari panggung, itu adalah bagian dari kerja PAR. Lampunya diatur sedemikian rupa agar menampilkan spektrum warna atraktif untuk memeriahkan acara.

    Lima daftar penerangan yang kami sebutkan di atas bukan hanya berguna untuk memberikan cahaya utama, tetapi juga memberikan sisi estetika. Anda bisa mencari lima lampu wajib untuk konser di layanan lighting design Medan terbaik.