Inspirasi Lighting Design Bali untuk Pencahayaan di Masjid
Keperluan lighting design Bali salah satunya untuk melengkapi kebutuhan pencahayaan pada area dalam maupun luar masjid. Memasang pencahayaan tepat untuk area beribadah bagi umat Islam akan membantu kekhusyukan shalat, mengaji, ceramah, dan sebagainya.
Biasanya beberapa masjid besar juga memanfaatkan pencahayaan sebagai salah satu unsur estetika. Selain dari fungsi utamanya untuk memberikan penerangan, juga berperan ganda sebagai penghias ruangan agar lebih terkesan mewah saat difoto.
Inspirasi Lighting Design Bali dengan LED RGBAW di Istiqlal
Istiqlal merupakan salah satu masjid besar dan terkenal di Indonesia, letaknya di ibukota Jakarta. Penerapan lighting design untuk dipasang di berbagai tempat beribadah umat Islam bisa menjadikan pencahayaan di Istiqlal sebagai salah satu inspirasinya.
Masjid terbesar se-Asia Tenggara satu ini sekarang sudah terkoneksi dengan smart lighting yang membuat proses menyalakan dan mematikan lampu menjadi mudah. Pertimbangan menerapkan sistem pencahayaan pintar bermula dari kunjungan Joko Widodo.

Saat kunjungan beberapa tahun lalu, Jokowi menyampaikan kepada pengurus Istiqlal bahwa cahaya atau penerangan terlalu gelap. Akhirnya, pengurus masjid memutuskan untuk menerapkan sistem pencahayaan pintar dengan maksud membuat suasana lebih mewah.
Selain itu, pemilihan pencahayaan yang tepat untuk rumah ibadah, khususnya dalam hal ini masjid juga dapat menimbulkan ketenangan. Tidak harus semegah Istiqlal. inspirasi lighting design Bali untuk masjid bisa mengambil konsep pencahayaannya saja.
Contohnya, Istiqlal memiliki 300 lampu utama dan 300 lampu ambiens dengan penerapan LED RGBAW. RGBAW sendiri merupakan singkatan dari red, green, blue, amber, white dengan pertimbangan agar suasana di dalam ruangan terasa seperti di luar ruangan.
Pencahayaan di Istiqlal ini mengimitasi cahaya matahari sehingga lebih memberikan kesan natural. Tidak perlu menerapkan sebanyak 300 lampu utama dan ambiens seperti masjid ibukota ini, namun Anda bisa menerapkan contoh penggunaan LED RGBAW juga.
Penerapan LED RGBAW juga memberikan kesan terang, namun tidak terlalu terik. Imitasi cahaya matahari yang dirancang oleh tim lighting adalah mengimitasi letak matahari yang selalu tertutup awan, sehingga cahayanya terang, tetapi hawanya sejuk.
Pencahayaan Tepat Memberikan Kenyamanan Bagi Jamaah
Pentingnya memilih lighting design Bali secara tepat untuk menunjang kenyamanan beribadah umat Muslim. Berbagai ide pencahayaan Istiqlal di atas bisa menjadi salah satu inspirasinya, namun Anda tidak perlu sepenuhnya menerapkan konsep tersebut.
Yang perlu diambil adalah cara masjidnya menerapkan penerangan menggunakan LED RGBAW untuk memberikan efek penerangan yang cukup dan sejuk. Sebab orang datang ke masjid tentunya untuk beribadah, untuk menenangkan diri, dan berserah kepada Tuhan.
Beberapa masjid juga terkadang menyelenggarakan pengajian, baik dari kalangan bapak-bapak, ibu-ibu, hingga anak-anak di dalamnya. Terlalu sayang juga hanya menggunakan pencahayaan seadanya.
Selain karena tidak efisien untuk diterapkan, lighting design Bali yang tidak maksimal juga mengganggu kesehatan mata. Ketika mata tidak fokus maka berpengaruh terhadap ramai dan sepinya masjid sebagai tempat beribadah.
Siapa sangka ternyata pengaruh lampu bisa sampai sejauh ini. Namun, memang faktanya saat mati listrik sekalipun, kondisi ruangan yang tadinya terang-benderang menjadi gelap gulita dan menimbulkan kepanikan kepada beberapa orang.
Penting sekali sebelum membangun masjid, bukan hanya memikirkan desain bangunannya seperti apa. Namun, juga mempertimbangkan pencahayaan yang dipakai konsepnya bagaimana agar memberikan kenyamanan bagi para jamaah nantinya.
Sebuah pahala besar bagi tim desain masjid, termasuk di dalamnya penentu pencahayaan terbaik. Salah satunya tim lighting design Bali yang bisa menjadi jembatan untuk para Muslim merasakan ketenangan serta kesejukan selama di dalam masjid.